IMG_0151

Sebagi wujud dalam penerapan kedisiplinan pegawai dilingkungan kerja STAIN Sorong, tidak cukup dengan absensi manual, berdasarkan anjuran kementerian agama, berdasrkan Surat Edaran Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI No: IJ/1261/2012 yang salah satu isinya menyampaikan softcopy hasil rekapitulasi kehadiran seluruh pegawai dari masing-masing satuan kerja berdasarkan data finger print setiap triwulan kepada Inspektorat Jenderal Kementerian Agama.

STAIN Sorong ,(Kepala Bagian Administrasi Umum). Kebijakan penggunaan Pinger Print (Absensi Sidik Jari) di STAIN Sorong untuk sementara dapat meningkatkan kehadiran pegawai. Hal ini terbukti dari laporan kehadiran pegawai oleh Kasubag Kepegawaian (yang dirilis bagian kepegawaian) secara lisan menyampaikan mengalami peningkatan dibanding sebelumnya,. Berdasarkan data kepegawaian, dalam satu bulan terakhir 70 % pegawai hadir dan pulang tepat waktu.

Dengan menggunakan sistem sidik jari, perangkat ini cukup ampuh memotivasi pegawai untuk datang dan pulang tepat waktu. Hal ini karena tidak ada lagi ruang untuk merekayasa daftar hadir apalagi meminta teman untuk paraf daftar hadir. Setelah sebelumnnya STAIN Sorong menggunakan absensi manual, kini disiplin pegawai semakin meningkat dengan diberlakukannya Finger Print.