_DSC0255

Sorong, web.stain.sorong.ac.id - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sorong melalui Unit Perpustakaan menggelar acara Sarasehan Literasi Perpustakaan STAIN Sorong dengan tema “Jelajahi Kebahagian Hidup dengan Membudayakan Literasi”. Acara yang digelar di Aula Kampus STAIN Sorong, Jumat, 2/8/2019 ini dihadiri oleh pustakawan, akademisi, dan pegiat literasi yang ada di Sorong Raya. Peserta yang menghadiri acara tersebut lebih dari 100 orang, melebihi dari yang ditargetkan panitia pelaksana. Antusiasme para peserta dalam menggali ilmu dari pakarnya menunjukkan daya kesadaran masyarakat semakin meningkat.

Acara yang pertama kali dilaksanakan di kampus STAIN Sorong ini menghadirkan pakar kebahasan dan kesastraan sebagai narasumber pertama, dan aktivis literasi sebagai narasumber ke dua. Kehadiran Ummu Fatimah Ria Lestari (Pakar Kebahasaan Balai Bahasa Papua) sangat dinantikan oleh para pegiat literasi Sorong Raya apalagi diduetkan dengan aktivis literasi Sorong Raya Dayu Rifanto menjadikan suasana kegiatan menjadi meriah. Selain itu, kegiatan sarasehan literasi ini menyuguhkan hiburan yang menarik, yakni tari daerah dari Sanggar Bunga Papua dan musikalisasi puisi yang dibawakan oleh Ichal salah seorang sastrawan muda Sorong.

Kegiatan ini bertujuan menciptakan budaya literasi dan cikal bakal terbentuknya sanggar seni di lingkungan kampus STAIN Sorong. Hal ini merupakan sebuah harapan yang dapat menghidupkan suasana akademik. Meski hal yang pertama kali dilakukan di kampus STAIN Sorong, efek dari kegiatan ini tidak menjadikan sivitas akademika STAIN Sorong menjadi tidak faliar dengan budaya literasi. Hanya saja kegiatan ini sebagai virus yang dapat ditularkan dan berkembang biak di tataran dosen dan mahasiswa.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Dr. Muh. Rusdi Rasyid, M.Pd.I. lewat sambutan sekaligus membuka acara, beliau menyatakan “kegiatan lierasi ini merupakan hal yang pertama dilaksanakan di STAIN Sorong. Literasi ini mencakup tiga komponen, yakni membaca, menulis, dan menghitung. Antara membaca dan menulis harus sinkron” ungkap WK.I STAIN Sorong.

Kegiatan ini ditutup dengan pembacaan puisi, penyerahan piagam oleh kepala Unit TIPD kepada ke dua narasumber, dan foto bersama. (laluarul)