Sejarah STAIN Sorong 

A.       Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Al-Hikmah

Berdirinya STAIN Sorong  tidak dapat dipisahkan dengan keberadaan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Al-Hikmah Sorong atau Sekolah Tinggi Agama Islam Swasta (STAIS) Al-Hikmah, karena STAIN Sorong tidak lain adalah perubahan status dari Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) Swasta menjadi Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN).

 B.        Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hikmah

Perubahan nama Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) yang hanya berumur tiga bulan menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hikmah dilegalisasi secara formal oleh Ketua Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (Kopertais) Wilayah VII, Prof. Dr. Hj. Rasdiyanah pada tanggal 26 Agustus 1990. Momentum tersebut dijadikan tonggak awal berdirinya Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hikmah Sorong, sekaligus dirangkaikan Kuliah Umum Perdana bersama Ibu Prof. Dr. Hj. Rasdiyanah yang saat itu juga menjabat sebagai Rektor IAIN Alauddin Ujung Pandang. Pada perkembangannya satu tahun kemudian, STAI Al-Hikmah Sorong mendapat status terdaftar berdasarkan SK Menteri Agama RI No. 172 Tahun 1991. Dan delapan tahun selanjutnya, kembali diperoleh perubahan status terdaftar menjadi disamakan melalui SK Menteri Agama RI No: E/314/1998, tertanggal 1 Oktober 1998.

 C.       SekolahTinggi Agama Islam (STAIN) Sorong

Kini, ketika peralihan status menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sorong, tidak berarti persoalan yang akan dihadapi tidak ada. Justru, tantangan ke depannya semakin berat, sebab persoalannya bisa lebih kompleks. Kondisi sosial yang majemuk dan meningkatnya populasi masyarakat terhadap tuntutan pekerjaan merupakan aspek penting untuk diperhatikan dalam konteks Kota Sorong dan secara umum Provinsi Papua Barat. Karenanya, STAIN Sorong akan lebih meningkatkan dua Jurusan yang dibina sekarang, yaitu Jurusan Dakwah dan Tarbiyah sambil berupaya membuka Jurusan dan Prodi baru. Saat ini, program pendidikan Biologi sedang dalam proses legalisasi di Departemen Agama RI. Sedangkan, Jurusan Syariah sementara dalam persiapan pengusulan.

VISI, MISI, SLOGAN DAN MOTTO 5 P

 

  • Visi

Mewujudkan STAIN Sorong sebagai lokomotif yang unggul dalam pembinaan sumber daya manusia untuk mendorong pembangunan Sosial Keagamaan  di  Indonesia Timur sebagai bagian dari percepatan proses revolusi mental bangsa Indonesia

  • MISI
  1. Peningkatan kualitas aspek  tata pengelolaan dan peningkatan layanan  kampus yang transparan, akuntabel dan terprogram secara berkelanjutan.
  2. Penguatan kualitas aspek kelembagaan dalam peningkatan mutu proses layanan administrasi dan transformasi pendidikan
  3. Peningkatan kualitas dan  pemanfaatan hasil-hasil penelitian oleh stakeholders
  4. Peningkatan kemitraan dengan stakeholders dalam pengembangan aspek pengabdian masyarakat

 

  • SLOGAN STAIN SORONG

“Kebersamaan dalam produktifitas”.

 

  • MOTTO 5 P :

PENCITRAAN

PENCERDASAN

PENGHAYATAN

PENCERAHAN

PRODUKTIFITAS